Sukabumi, West Java, Indonesia 43157
0266-321568
info@arraayah.ac.id

Seminar Internasional Pertama di STIBA Ar-Raayah

Seminar Internasional Pertama di STIBA Ar-Raayah

بسم الله الرحمن الحيم

Ar-Raayah – Tepat pada hari SABTU, 15 Jumadil Akhir 1439 yang bertepatan dengan tanggal 03 maret 2018, STIBA Ar-Raayah menggelar Seminar Internasional di Kampus yang Bertajuk :

“الدور الإسلامي في الإرتقاء بالتربية والاقتصاد واللغة العربية والأحكام الشرعية والسياسة للحضارة البشرية”

“The Role of Islam in the Development of Education, Economics, Language, Law and Politics for Human Civilization”

yaitu : Peran Islam dalam meningkatkan Pendidikan, Ekonomi, Bahsa Arab, Hukum-Hukum Islam dan Politik untuk peradaban Manusia. Seminar tersebut dihadiri oleh 8 Pemateri yang berkompeten dibidangnya, diantaranya adalah Prof. Dr. Didin Hafidhuddin, Msc. (Indonesia) Direktur Pascasarjana Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor dan Guru Besar Universitas Pertanian Bogor (IPB) Bogor dengan membawakan tema “Peranan Pendidikan Islam dalam Pengembangan Pendidikan Nasional” dan beliau menjadi Keynote Speaker . Kemudian H. Hendri tanjung, Ph.D (Indonesia) “Islam dan Perkembangan Ekonomi”, Dr. Adil Al-Mathrudi (KSA) “Peradaban dalam Konsep Islam”, Dr. Nasilla Ben Said Hassan (Union of the Comoros) “Kedudukan Bahasa Arab di Union of the Comoros dan Pengaruhnya terhadapt Bahsa Prancis”, Dr. Ashim Aba Husain (KSA) “Kepemimpinan dan Konsep Islam”, Dr. Ahmed Abdelrazek El Khatib (Egypt) “Peran Pendidikan Islam dalam Menjaga Pemuda dari Sekularisme Gaya Baru”, Dr. Budiansyah (Indonesia) “Pendidikan Bahsa Arab di Universitas se-Indonesia”, dan Muhamed El Mustafa Abd El Gabar (Sudan) “Hubungan antara Ekonomi dan Maqosid Syar’iyah”, serta juga dihadiri oleh para Penulis Karya Ilmiah dari jenjang S1, S2 dan S3 yang ingin mempresentasikan Karya Ilmiah mereka serta beberapa Dosen, Mahasiswa/i STIBA Ar-Raayah Sukabumi.

Ustadz Arif Taufikurrahmah, Lc. M.A selaku Ketua Panitia Seminar Internasional tersebut menginformasikan perihal maksud diadakannya seminar tersebut adalah untuk mengingatkan mesyarakat akan pentingnya peran islam dalam meningkatkan peradaban manusia pada bidang pendidikan, Ekonomi, Politik, Bahasa dan Hukum, kemudian menjalin hubungan kerjasama antara Universitas, memberikan dorongan kepada para Mahasiswa/i untuk selalu memberikan karya tulis ilmiah dan sebagai bentuk jawaban dari peraturan pemerintah untuk mempublikasikan karya ilmiah pada seminar internasional tersebut.

Materi yang disampaikan oleh pemateri sangat menarik sekali, apalagi persembahan dalam pembukaan seminar tersebut oleh Prof. Dr. Didin Hafidhuddin, M.Sc. yaitu:

Ada 3 paham pemikiran yang merusak tujuan dari pendidikan yaitu sekularisme, pluralisme dan liberalisme. Ketia paham ini membedakan/memisahkan/menjauhkan agama dari kehidupan manusia, akibatnya sistem pendidikan kita tidak melahirkan akhlakul karimah karena yagn ditekankan hanya aspek komunitif  tanpa dikatikan dengan agama, sehingga anak-anak mudah goyah dan mudah terinterfensi oleh ghozwul fikri (perang pemikiran) yang luar biasa.

UjarKetua Umum BAZNAZ ini.

Sementara itu Dr. Adhil Al-mathrudi (KSA) salah satu Dosen di LIPIA jakarta dalam paparannya mengatakan bahwa “Kata peradaban dalam konsep Islam sangatlah berbeda dengan kata peradaban yang dimaksud oleh barat dimana dalam Islam konsep perabadan itu adalah sesuatu yang menjadikan seorang muslim bertambah kuat keyakinannyaterhadap Aqidah yang benar. melakukan segala syari’at Islam, menjaga sikap dan perilaku yang terpuji dan mengembangkan segala sesuatu yang bermanfaat bagi didinya dan orang lain dalam bidang tertentu.”

Adapun pembicara lainnya adalah H. Hendri Tanjung, Ph.D. dalam laporannya menyampikan materi makalahnya tentnag “Islam dan Perkembangan Ekonomi”, dalam ulasannya beliau sangat khawatir sekali dengan penyebab terbesar krisis ekonomi di dunia khususnya Indonesia yaitu RIBA.

Dengan diselenggarakannya Seminar Internasional ini diharapkan dapat mewujudkan Program Pendidikan Bahasa Arab yang Unggul dan Berkualitas kemudia STIBA Ar-Raayah Sukabumi dapat menjadi institusi pendidikan percontohan dalam studi bahasa arab pada tahun 2025.